TA

Surprise..Surprise!

Hari selasa tanggal 16 Februari 2010 yang lalu bakal jadi hari yang bersejarah buat saya. Pada hari itu saya untuk pertama kalinya selama 4 tahun ngekos, dengan suksesnya kekunci di dalam kamar kosan saya sendiri, sodara-sodara. Sungguh konyol! Jadi, ceritanya lobang kuncinya rusak gitu. Itu suprise yang pertama.

Surprise yang kedua ini yang bikin saya senang. Di postingan yang lalu saya cerita kan kalau saya tidak bisa melaksanakan TA saya di Jakarta. Kabar yang bener-bener membuat saya kecewa. Ternyata pada hari selasa kemarin saya mendapatkan telepon di pagi hari setelah peristiwa heboh saya yang kekunci di kamar.  Pembimbing saya yang di Jakarta bilang gini : ” Ella, kamu kapan bisa mulai kerja di lab? Kalau bisa secepatnya ya, soalnya minggu ini juga harus selesai ekstraksi DNAnya.” Wah, saya kaget. Saya pikir segala hal yang berkaitan dengan TA saya harus dikerjakan di kampus, mulai dari tahap preparasi. Ternyata tidak! Jadilah sejak hari Rabu hingga hari Jumat kemarin saya full time kerja di lab. Ekstraksi 173 sampel hanya dalam waktu 3 hari. Blah! Kerja rodi saya. Tapi saya senang. Nanti tahapan selanjutnya barulah saya kerjakan di kampus.

Satu hal yang saya bisa ambil hikmahnya dari peristiwa ini adalah bahwa Tuhan bekerja dengan cara kadangkala menurut kita tidak masuk akal. Saya bener2 tidak mengira sebelumnya bahwa saya berhasil melakukan ekstraksi dalam waktu secepat ini. Dan tiba2 nasib TA saya semakin jelas. Padahal sebelumnya saya sempat agak meragukan kelangsungan TA saya. Iya, saya yakin Tuhan tidak pernah meninggalkan saya. DIA bekerja dengan caraNYA sendiri. Cara yang ajaib.

Ada satu hal lagi yang mau saya share kepada siapapun yang membaca blog saya ini. Jangan pernah kehilangan semangat, seberapapun beratnya cobaan yang kalian hadapi. Tetaplah optimis!

Rencana Tinggallah Rencana

Memang benar pepatah yang mengatakan “Manusia dapat berencana, tetapi Tuhan jualah yang menentukan.” Saya sudah menyusun rencana kegiatan untuk semester 8 ini sejak jauh hari. Namun, 1 sms yang saya terima hari Jumat minggu lalu itu dengan sekejap menghancurkan rencana saya. Jujur saja, sesaat setelah menerima sms itu saya down. Saya langsung memikirkan hal -hal buruk yang akan terjadi akibat tidak terealisasikannya rencana saya tersebut.

Saya pernah cerita kan di posting2 sebelumnya kalau saya akan melaksanakan penelitian tugas akhir di Jakarta. Ternyata hal tersebut tidak bisa terlaksana karena ada permasalahan yang terjadi di institusi yang saya ajak kerja sama. Saya tidak perlu sebutkan institusinya apa, tetapi sebenarnya saya sudah menduga bahwa situasi ini pada akhirnya akan terjadi juga. Singkat kata, saya harus mengalihkan lokasi penelitian saya ke kampus.  Nggak ada yang aneh sih sebenarnya. Cuma saya aja yang manja, gak mau jauh2 dari rumah. Kalau di jakarta kan, setiap hari bisa pulang ke rumah. Nah, kalau di kampus mentok2nya pulang ke kosan. Hehehe.. 🙂

Saya akan jalani ini dan tidak akan meratapi nasib. Kejadian yang kemarin biarlah berlalu, tidak ada gunanya dipikirkan lagi. Sekarang yang harus dipikirkan adalah bagaimana menyelesaikan penelitian saya ini secepat mungkin karena saya punya target bahwa saya harus lulus tahun ini juga. Saya tidak akan terlalu ambisius ingin lulus bulan Juli. Realistis saja, lah! Kalau Tuhan menganugerahkan saya kelulusan pada bulan Juli, tentunya saya akan luar biasa bersyukur. Satu hal yang pasti, saya tidak menganggap peristiwa ini sebagai cobaan. Ini hanyalah salah satu tantangan yang harus saya lewati dan sudah saya prediksi sebelumnya.

Terima kasih buat bapak dan ibu saya yang sudah memberikan dorongan semangat dan tidak pernah menuntut apapun dari saya. Terima kasih juga buat teman-teman terdekat saya yang sempat-sempatnya memastikan bahwa saya baik2 saja dan menyemangati saya. Yeah, mereka mengerti bahwa bisa melakukan penelitian di institusi tersebut adalah salah satu bagian dari mimpi saya. Mungkin mereka khawatir mood saya drop. Hehehe. Terima kasih untuk semua dukungannya. Saya akan mengerahkan segenap kemampuan untuk tugas akhir saya ini. Saya yakin bahwa saya pasti bisa karena saya tidak sendirian. Di sekeliling saya ada orang-orang hebat yang siap memberikan suntikan semangat. Dan yang pasti ada TUHAN yang selalu menemani saya. Jadi, tidak ada alasan untuk takut.

Semester Terakhir Saya

Waktu berjalan begitu cepat (tsaaaahh). Eh, tapi beneran lho. Sekarang saya sudah menjadi angkatan tertua di ITB dan baru menyadari bahwa junior saya sudah banyak juga ya. Sekarang saya sudah semester 8 yang berarti bahwa waktu tinggal saya di kampus, yang kata orang, terbaik di Indonesia ini tinggal beberapa bulan lagi. Setelah itu saya akan menghadapi kehidupan baru di luar kampus. Di semester ini saya merasa tidak ada bedanya dengan pengangguran. Saya hanya mengambil kuliah pada hari senin saja karena di hari lain harus fokus dengan TA (tugas akhir. Dan kuliah yang saya ambil juga gak penting. Bingung mau ngambil kuliah apa, yang penting sks sudah habis. Fyuuhh.

Semester terakhir juga berarti semakin sulit mengatur jadwal jalan bareng sahabat-sahabat saya karena kami telah punya kesibukan masing-masing. Contohnya saja hari ini nih. Saya gak ada kuliah tapi iseng ke kampus mau ngambil KSM (Kartu Studi Mahasiswa). Niatnya sih setelah itu mau balik ke kosan. Eh tanpa disengaja malah ketemu sahabat-sahabat saya. Akhirnya saya menemani mereka di lab sampai siang. Hahaha. Fyi, saya tidak akan TA di kampus makanya ini kali pertama saya menjejakkan kaki di lab mikro lantai 6 PAU. *cupu!*

Sejujurnya saya jenuh juga dengan aktivitas saya yang gini-gini saja. Aktivitas saya beberapa semester terakhir ini hanya berpusat di bidang akademis. Saya sudah tidak aktif di unit. Kalau dipikir-pikir saya kangen juga sama unit saya. Yup, saya dulu pernah tergabung di PSM ITB tapi sekarang sudah tidak pernah datang latian. Sampai saat ini saya masih sering dapat sms yang mengingatkan untuk latian. Kangen  banget latian sih sebenarnya. Tapi,sayangnya saya bukan tipe orang yang bisa membagi waktu. 😦 Pada akhirnya salah satu harus dikorbankan. Makanya saya salut banget deh sama teman-teman saya yang banyak kegiatan tapi tetap bisa mempertahankan IP.

Harapan saya untuk semester ini hanya 2. Saya ingin straight A di semester ini. Dan saya ingin LULUS!!! Doakan ya biar saya bisa lulus tepat waktu (Juli 2010) dengan nilai bagus. Biar orang tua saya bangga. 🙂

ps : kayanya saya bakal posting pake bahasa indonesia lagi deh. mood buat nulis dlm bhs inggris lagi hilang entah kemana. :p