Mental Pemburu Beasiswa : Fenomena di Indonesia

Semenjak saya membagikan pengalaman tentang proses mendapatkan beasiswa di blog ┬áini tahun lalu, banyak rekan-rekan pejuang beasiswa yang menghubungi saya lewat surat elektronik maupun lewat sosial media. Terima kasih saya ucapkan untuk kalian. Saya bersyukur karena bisa menularkan semangat kepada rekan-rekan di luar sana. Saya juga bersyukur bahwa yang menghubungi saya adalah orang-orang yang memiliki … Continue reading Mental Pemburu Beasiswa : Fenomena di Indonesia

[Sharing] First Things First

Halo! Tidak terasa sudah 1 bulan lebih saya tinggal di Jerman. Sudah mulai bisa beradaptasi dengan segala keteraturan di sini. Walaupun beberapa kali hampir ketabrak sepeda karena (tidak sengaja) berjalan di jalur merah, diklakson mobil gara-gara jalan di sebelah kiri (harusnya jalan di kanan), nyeberang tengoknya kiri di jalur yang harusnya tengok kanan. Sempat terkaget-kaget … Continue reading [Sharing] First Things First

Step 1 : German Language Course

Seperti yang sudah saya ceritakan di post sebelumnya, saya memulai perjalanan studi S3 di Jerman ini dengan belajar bahasa Jerman. Awalnya saya berpikir "ngapain sih belajar bahasa Jerman segala padahal kan nanti saya akan menulis thesis dalam bahasa Inggris?" Eitss..jangan salah..setelah sampai di sini saya baru menyadari bahwa begitu banyak orang Jerman yang tidak bisa … Continue reading Step 1 : German Language Course

[sharing] Proses Mendapatkan Beasiswa S3

Setelah berhasil mendapatkan Supervisor/Profesor yang cocok, langkah selanjutnya adalah tentunya perburuan beasiswa. Studi S3 dengan biaya sendiri sama saja dengan bunuh diri. Kecuali kalian memang kaya banget ya. Tahap pertama dari perjuangan mencari beasiswa adalah buka mata dan buka telinga. Saya mulai bergabung dengan komunitas pemburu beasiswa sejak kuliah S1 tingkat 3 (tapi baru berhasil … Continue reading [sharing] Proses Mendapatkan Beasiswa S3

[sharing] bagaimana mendapatkan (calon) supervisor untuk S3

Setelah beberapa minggu yang lalu saya sharing tentang pengalaman saya mewujudkan serangkaian mimpi saya untuk menjadi sebuah rencana, sekarang saya akan berbagi pengalaman mendapatkan (calon) supervisor untuk s3. Pertama-tama kita harus sadar bahwa studi di tingkat Doktoral itu jauh berbeda dengan tingkat Master. Berkaca pada pengalaman pribadi 6 tahun yang lalu sewaktu merencanakan untuk studi … Continue reading [sharing] bagaimana mendapatkan (calon) supervisor untuk S3

[sharing] my journey on turning dreams into plans

*disclaimer : this gonna be a long blog post* Semua berawal dari tahun 2012, ketika saya merampungkan studi S2 saya di Newcastle, UK. Hari itu akhir November, hari terakhir saya datang ke lab untuk berpamitan dengan rekan-rekan yang berada di dalam research group yang sama dengan saya, termasuk dengan Prof saya dan co-supervisor saya. Saya … Continue reading [sharing] my journey on turning dreams into plans