caleidoscope

As 2011 Will Come To The End

Kalau disuruh menyebutkan hal-hal menarik dan berkesan yang terjadi dalam hidup saya di tahun 2011 ini, saya bakal susah banget menjelaskannya. Karena semuanya berkesan. Intinya, 2011 adalah tahun penuh sukacita buat saya. Saya melewati tahun ini dengan penuh senyuman dan benar-benar tidak ada air mata.

Dua dari 3 resolusi 2011 saya sudah tercapai. Sudah sepatutnya saya bersyukur.  Tinggal di Eropa, yang dulu hanya menjadi mimpi saya, sekarang sudah menjadi kenyataan. Kalau dulu lingkaran pertemanan saya hanya orang Indonesia saja, sekarang saya sudah punya teman dari berbagai negara. Senang sekali bisa belajar tentang kebudayaan negara lain dan tentunya icip-icip makanan khas dari negara lain, karena asrama saya ini multi-kultural sekali.

Tentang jurusan kuliah yang saya ambil, saat ini saya merasa yakin bahwa memang inilah jalan saya. Jalan yang sepertinya akan mengantar saya untuk menjadi seorang imunologis dan dan bukan seorang mikrobiologis. Tapi, tidak ada yang saya sesali dari jurusan yang saya ambil ketika S1 dulu. Justru itu saya rasakan sebagai point positif buat saya di sini, karena saya punya pengetahuan lebih di bidang basic science dibandingkan dengan mayoritas rekan-rekan saya yang background-nya medical. Walaupun saya terlihat happy, jangan disangka tidak ada hal yang tidak mengenakkan yang terjadi pada saya di sini. Tentunya ada, lah. Kejadian itu terjadi beberapa waktu yang lalu. Saya tidak dapat proyek penelitian yang saya inginkan, tetapi akhirnya saya dapat proyek yang ternyata lebih sesuai dengan background saya. Tuhan memang selalu punya cara, ya.

Jika kalian mengikuti tulisan-tulisan di blog saya dari beberapa tahun yang lalu, pasti kalian tahu bahwa dulu saya pengen kuliah di Perancis. Bahkan saya sampai niat ngambil les bahasa Perancis. Terus kenapa sekarang saya nyasar di UK? Well, kita tidak akan pernah tahu ke mana hari esok akan membawa kita kan? Yang jelas, saya merasa bahwa berada di tempat ini merupakan sesuatu yang menurut Tuhan terbaik buat saya. Jadi, saya tinggal menjalani saja.

Meninggalkan Indonesia berarti keluar dari zona nyaman. Kurang lebih 1 tahun yang lalu, ketika saya baru mulai daftar-daftar untuk kuliah Master, saya amat sangat tidak sabar untuk segera meninggalkan Indonesia. Namun, beberapa bulan menjelang bulan Agustus 2011, tiba-tiba saya merasa berat untuk meninggalkan negara saya itu. Tapi, harus ada suatu awal untuk sebuah perubahan. Maka, ketika waktunya tiba, saya mantap bilang ke diri saya : “apapun yang terjadi, saya harus pergi. ini adalah impian saya” A big journey in our life always begins with a single step. Memang itu berarti meninggalkan keluarga, sahabat, dan gebetan (ups). Akan tetapi, perjumpaan dan perpisahan adalah suatu hal yang biasa, menurut saya. Dalam kasus saya, perpisahan dengan keluarga dan sahabat hanyalah untuk sementara. Kita pasti akan ketemu lagi kok suatu saat nanti. Sejauh ini sih tidak ada kendala untuk berkomunikasi dengan mereka. Technology rules the world nowadays, man! 

Tahun 2011 adalah tahun yang luar biasa. Diri saya berubah dari berbagai sisi. Mungkin kalau kalian sekarang bertemu saya, kalian akan merasakan bahwa saya sedikit berubah. Yeah, saya harus berubah supaya bisa survive hidup di negeri orang. Jadi, tidak ada lagi Ella yang manja. 🙂

Terima kasih Tuhan atas kesempatan untuk mencicipi kehidupan yang maha indah ini. Target 2012 adalah penelitian saya lancar,  lulus Master, dan kalau Tuhan mengizinkan, saya mau melanjutkan pendidikan saya ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Mimpi saya belum dan tidak akan pernah habis. Selama bermimpi itu masih gratis, saya akan terus bermimpi. Hidup adalah tentang bermimpi dan mencari cara untuk mewujudkan mimpi-mimpi itu.

Well, beberapa hari lagi saya mau liburan dan saya tidak akan membawa serta laptop saya. Jadi, kayanya saya gak akan update blog ini sampai awal Januari. So, saya mau mengucapkan selamat natal dan tahun baru buat teman-teman semua para pembaca blog saya. 🙂

Semoga 2012 akan berisi 365 hari yang jauh lebih baik daripada 365 hari yang telah lewat. 😀 Take care, friends!

ps: postingan ini ditulis menjelang tengah malam dengan ditemani lagu-lagu Westlife. Lumayan buat nostalgia. Eh, btw saya mau menonton konser mereka di Newcastle bulan Mei 2012 nanti lho! *pamer*

salam dari salju di Newcastle, teman-teman!

2010 at a glance

Tahun 2010 tinggal tersisa 2 hari lagi. Sejujurnya, saya merasa tidak siap untuk mengucap selamat tinggal kepada tahun yang penuh dengan kenangan indah ini. Well, ada kenangan sedih juga sih. Banyakan yang sedih juga, kali. Tapi, akhir-akhir ini setiap saya teringat akan kenangan sedih di tahun 2010, saya malah berusaha untuk mencari sisi positif dari hal sedih itu. Baiklah, mari kita “rekap” sedikit kejadian-kejadian memorable di tahun 2010 ini.

Januari 2010, yang berarti akhir semester 7. Sebuah message yang masuk ke messenger saya pada tengah malam yg berasal dari seseorang yang saya sayang saat itu. Setelah selesai membaca pesan itu sampai selesai, saya tahu bahwa suatu hal yang bernama platonic love diantara saya dengan dia sudah gak mungkin dilanjutin lagi. Sedih? Pasti, lah. Sempet berpikir mau musuhan sama dia, sempet saya remove dia dari friendlist di social networking saya selama beberapa bulan. Akhirnya, setelah kami wisuda, saya ngajak dia baikan. Dan sekarang kita balik berteman lagi. Itu sisi positifnya.

Februari 2010, awal semester 8. Ulang tahun saya yang ke-22. Saya merayakannya sendirian di kamar kosan sambil menangis. Saya adalah orang yang jarang banget nangis, tapi saat itu pertahanan saya dan kegengsian saya runtuh. Apa yang menyebabkannya? TA saya gagal dan saya menyadari bahwa saya terancam gak bisa lulus tahun ini.

Maret 2010-Mei 2010. Kabar menggembirakan yang tidak disangka-sangka datang dari dosen pembimbing saya. TA saya bisa dilanjutkan. Maka, selama 3 bulan penuh itu saya ngebut mengerjakan TA dan skripsi secara bersamaan. Setiap hari dari pagi sampai sore saya berada di lab untuk melakukan PCR-elektroforesis. Begitu setiap hari.

Juni 2010. Pada bulan ini saya menjalani seminar dan sidang. Seminar saya lalui dengan lancar bak jalan tol. Saya mempresentasikan penelitian tugas akhir saya dalam bahasa inggris (Pede Jaya!). Akan tetapi, sidang saya hancur berantakan. Ya, saya terpaksa menjalani sidang 2 kali, sebelum dinyatakan lulus. Sedih? Anehnya, tidak. Saya menyadari bahwa saya kurang persiapan karena saya terlalu pede melihat kondisi yang saya alami waktu seminar. Ternyata, kondisi sidang sangat berbeda. Bersyukur pada saat itu, semua orang terdekat tidak berhenti memberikan support. Saya sama sekali tidak kehilangan semangat. Dan pada akhirnya, tanggal 30 Juni 2010, saya resmi memegang gelar Sarjana Sains. Puji Tuhan.

16 Juli 2010. Hari wisuda saya. Bangga rasanya bisa mengenakan toga, berjalan di Sabuga, bersalaman dengan rektor, dekan, serta ketua program studi saya. Ya, 1 impian saya sudah tercapai. Rasa haru menyelimuti saya ketika melihat kedua orang tua saya tersenyum. Tapi, dasar saya yang mungkin kurang memiliki sifat melankolik, saya cengar-cengir saja waktu bapak dan ibu saya menyelamati saya. Hehe 🙂

Awal September. Dipanggil tes kerja. Saya menjalani rangkaian psikotes yang melelahkan selama 6 jam. Setelah menjalani tes itu hanya 1 hal yang ada di pikiran saya. Sepertinya lingkungan kerja kantoran tidak sesuai dengan saya. Dan, akhirnya saya gak diterima dan hingga sekarang saya belum mencoba tes di tempat lain. Orientasi saya berubah. Saya ingin melakukan kegiatan yang saya sukai, yg pastinya bukan kerja kantoran.

Akhir September. Saya menerima conditional offering letter dari salah satu universitas di UK. Puji Tuhan, lagi. Impian saya yg kedua akan segera terwujud. Oleh karena itu, sekarang saya memfokuskan diri untuk persiapan studi master. Pada akhir bulan September ini juga, saya memulai kembali les prancis secara intensif. Kenapa? Saya juga mau mencoba peruntungan dengan mendaftar master di Prancis.

November 2010. Saya kerja sebagai guru piano privat, hanya untuk kesenangan saja. Dan saya amat sangat menikmati “profesi” baru saya ini. Pada bulan ini juga, hasil penelitian Tugas Akhir saya dipublikasikan dalam forum internasional. Puji Tuhan, sekali lagi.

Desember 2010. Mengalami natal yang begitu berkesan bagi saya pribadi. Mungkin untuk orang lain, natal saya biasa-biasa saja. Tapi, bagi saya, dengan melihat segala pencapaian saya di beberapa bulan ke belakang, natal tahun ini begitu luar biasa.

Banyak hal yang terjadi tahun ini. Banyak hal yang membuat saya bersyukur. Banyak hal yang membuat saya belajar. Namun, satu hal yang pasti, tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Keajaiban akan selalu ada, bahkan di saat kita merasa bahwa gak mungkin ada keajaiban hadir di dalam kondisi yang sudah sekacau itu *merujuk kpd peristiwa bersejarah ttg terancam gagalnya TA saya*

Tahun depan, mimpi saya harus tercapai. Melanjutkan studi master saya di Eropa. Kalau di tahun 2010 ini saya sudah memperoleh gelar S.Si, saya masih bermimpi untuk mendapatkan gelar MSc dan Ph.D. Mimpi itu akan selalu saya jaga, dan saya yakin pasti akan terwujud suatu saat nanti.

Terima kasih 2010 atas segala kenangannya.  Selamat datang 2011 yang penuh harapan. Saya sudah mempunyai banyak rencana yang akan saya wujudkan di tahun yang baru ini.

 

Remembering 2009

Since 2009 will soon come to the end, I’d like to make a so-called-caleidoscope. 2009 was so special for me. I have achieved so many things this year and also I’ve done lots of new things. It seems only yesterday when I was celebrating the new year’s eve with my whole fam in S’pore and today it’s already December 26th. 6 days from now we’ll face 2010. Time flies so fast until we don’t realize.I’m so lucky that I have this blog so I can make a “documentation” of my life.

I made this resolution list in January 2009. I’ve dashlined some of them, means that I’ve done those stuffs. I always avoid to make a big wish because it’ll only make me dissapointed if I can’t make it. So, I just made some simple wishes back then. And yeah I’m so grateful because I’ve done most of the things that I wanted to be done. 🙂

My first wishes was getting higher GPA. Actually last semester (6th semester) I’ve got my highest GPA of all time. Somehow I couldn’t believe that. Gosh,,finally I could make it and made my parents feel proud of me. I must gain higher GPA this semester. I have to study harder.

My other wish was to do my internship successfully. Though I didn’t get my first choice, finally I could do my internship program in a much better place and sorrounded by a lot of friendly staffs. GOD is always so kind to me. I totally didn’t regret about me not getting my first choice. I learned a lot from that internship program. I was the only intern from ITB in that place. I made some new friends there. 1 month was not enough for me doing the internship. It was super fun back then. And thanks GOD, next semester I’ll do my final project research there. Yeah I won’t do the research at my campus since there are some ‘birocracy’ in my campus. I hate birocracy for sure. In fact, the main reason is that I’ll work with pathogenic bacteria so I don’t allowed to do the research in campus. 🙂 Conducting a research in the field of medical microbiology has became my dream since the first time I chose microbiology as my major. So, I felt very happy when I was given the chance to finish my research in that place. And I have to say once again that I’m so lucky having such a cool advisor who suggest you to contact her whenevr you like through blackberry messenger. She’s so cool, isn’t she?

This year, I also made a decision to getting out from my comfort zone. For the first time, I sent the scholarship application. It was a master-plus-doctoral scholarship to Japan. I wasn’t hoping too much about this scholarship because I don’t really want to continue my study there. I still want France, or at least anywhere in Europe, for my master degree.

I also had a wish related to this blog. I wanted to write this blog fully in English. Yeah, I’ve made it!!!! hehe 😀 It doesn’t mean that I have a low nationalism. I’m proud being an Indonesian and I’m also proud with my country’s language. I just want to learn to express my thoughts and my opinions in English because I have a big dream that in the future I will pursue my carreer in a country far away from my homeland and I have to prepare it from now.

In spite of those good things that have happened to me in 2009, there were also some bad things happened. First, I “lost” one of my (used to be) closest friends. She’s not disappear. She’s just join to the other more exist cliche. I’ve apologized to her though I thought I didn’t make any mistakes. Now, she doesn’t even greet me whenever we meet. Yeah it hurted me so bad but time heals everything. Finally I could take it. I still have 4 bestfriends around me. We’ve shared laughs and tears together. Thanks a heaps, my bests!! 🙂 The other thing also about a person whom I used to call a friend. I’ve just realized few months ago that all of the things that she’s done to me and my bests was fake. She’s a real backstabber. I dedicated this post just for her.

This year I also failed to balance my academic and non academic activities. I decided to quit from my unit and started to focus only in academic life. I know it sounds very nerdy. But, it doesn’t really matter for me to be called a ‘nerd’. My unit won’t be responsible about my future. I am the one who responsible about my future. Since I am so poor in managing time, I decided to focus only on study. I have a target that I must graduate in the middle of 2010.

In love life, I also experienced some failures. Haha 🙂 GOD still made me waiting for my prince charming, of course. I finally could let someone to be with the girl of his dream. I didn’t obsessed with him anymore. This year, I also fell in love with one of my close friend (so insane!). We spent so many times together. That made me fell for him though there’s nothing special in him. At last, he apologized that he couldn’t be my bf. (FYI, I didn’t tell him I like him. He knew it by himself). What made me laugh was that he didn’t apologize directly to me. He said it in the messenger. Hahaha,,he’s not gentle at all. I erased all things about him and I also removed s accountfrom my FB’s friend list. I know that it seems so rude. I felt so dumb that I’ve ever fallen in love for him. Geeeeeee!!!! 😦 Then, I fell in love again with another guy. He’s 1 year younger than me and we have different religion. Wah! I didn’t realize it at the first time we met. I decided to stop adoring him. And what happen to my love life right now? Now, I’m crush-less hahahaha 😀  I won’t ask GOD for a new crush next year. I just want GOD to give me a right man in the right time. Maybe someday.

Yup, that’s all my 2009 documentation, the year that I’ve experienced ups and downs in my life. Thanks GOD, I still surrounded with some brilliant people. They’re my family and my 4 closest friends. I love them so much. They always boosten up my spirit.

Happy New Year, bloggers!! Have a wonderful new year’s eve!

See you in January!

Kaleidoskop 2008

Tahun 2008 sebentar lagi berakhir. Kita tinggal menunggu beberapa hari untuk tiba di tahun 2009. Tidak ada salahnya, kan kalau di postingan kali ini saya ingin mengingat-ingat kembali hal-hal yang telah terjadi pada saya di sepanjang tahun 2008 ini. Well, let’s start over…..

Januari

Saya sekeluarga melewati pergantian tahun dalam suasana hening di suatu tempat nun jauh di Garut sana. Tepat jam 00.00 kami sekeluarga berdoa bersama-sama. Malam tahun baru yang cukup berkesan bagi saya karena pada saat itu semua anggota keluarga besar dari pihak ibu saya berkumpul.

Pada bulan ini juga saya memperoleh suatu anugerah yang begitu indah. Sungguh, saya tidak menyangka kalau IP semester 3 saya naik dengan sangat signifikan. IP saya naik sebanyak 0.5 point. Semester 3 merupakan semester yang terberat bagi saya karena saya tidak mengikuti UTS untuk hampir semua mata kuliah semester itu sehingga otomatis nilai UTS saya 0. Yang menyebabkan semua hal itu adalah saya jatuh sakit pada sekitar pertengahan semester 3. Jadi, saya hanya berharap dari nilai UAS dan puji Tuhan banget saya bisa lulus.

Februari

Ulang tahun saya yang ke 20. Biasa-biasa saja, bahkan cenderung agak menyedihkan. Hahaha.. Tidak ada acara tiup lilin seperti tahun-tahun sebelumnya. Di usia 20 tahun ini saya berharap bisa menjadi seseorang yang lebih baik. Saya sudah sedikit merasakan perubahan dalam diri saya..sedikiiit.

Bulan Februari juga menandai dimulainya semester 4 yang penuh keringat dan air mata. Di semester ini saya baru merasakan capek dikejar-kejar deadline laporan dan jurnal. Saya merasakan bagaimana pusingnya karena tidak cukup istirahat, dan yang paling menjijikkan, saya pernah ke kampus tanpa mandi dulu karena mengerjakan laporan yang menumpuk itu. Bayangkan, dalam 1 malam harus menyelesaikan 3 laporan. Semester yang tak terlupakan, lah. Tapi, di semester 4 ini saya merasakan semakin kuatnya persaudaraan dengan teman-teman 1 angkatan di mikrobiologi.

Mei

Semester 4 akhirnya berakhir juga. Huffh..IP saya juga puji Tuhan cukup baik, walaupun belum mencapai target. Hanya naik 0.1 point.

Juni

Libur panjang. Saya berhasil merealisasikan impian saya selama bertahun-tahun. Yaaa..akhirnya saya bisa juga les bahasa Perancis. Saya mengambil kursus intensif selama 7 minggu di CCF. Capek juga ternyata karena lesnya setiap hari, dari senin sampai jumat jam 08.00 sampai jam 12.00. Senangnya..tapi sayangnya setelah lulus level 1, saya belum melanjutkan lagi sampai sekarang. Sedang mencari waktu yang tepat di sela-sela kuliah.

Juli

Liburan bersama keluarga ke Bali. Cuma sebentar. Cuma 3 hari. Yaah, lumayan buat refreshing. Tapi saya bolos les Perancis selama beberapa hari dan hasilnya saya jadi bulan-bulanan guru les saya. Diledekin dengan menggunakan bahasa Perancis, dan saya hanya bisa tersenyum tidak mengerti. Hahaha..

Agustus

Liburan telah berakhir. It means back to reality. Kuliah semester 5 telah dimulai. Semester yang pada awalnya nampak santai, sehingga saya memberanikan diri untuk mengambil SKS lebih. Ternyata oh ternyata di tengah-tengah semester saya mulai kelimpungan juga. Ujiannya banyak banget euy.

Oktober

Bulan yang agak mellow bagi saya. Gebetan saya diwisuda. Hahaha..sudah tidak ada lagi yang bisa dikecengin nih. Sebenarnya saya sudah ‘dekat’ sama dia sejak TPB tapi dianya agak aneh sih jadi endingnya ya seperti ini deh. Ya sudah lah, tidak ada yang perlu disesali dan tidak ada yang perlu disalahkan. Sejak bulan Oktober ini saya merasa sebagai jomblo yang seutuhnya nih. Gak ada gebetan dan sudah malas mencari gebetan juga. Hehe..

Oiya..akhir bulan oktober ini saya juga mulai pindah ngeblog di wordpress setelah selama 1 tahun ke belakang aktif menulis di blogspot. Alasannya? Hanya semata ingin belajar suatu hal yang baru.

Desember

Detik-detik menuju akhir semester 5. Apakah saya bisa mencapai target saya di semester ini?

Selain itu, saya juga merayakan natal di bulan Desember ini. Perayaan natal yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Tetap menyenangkan bisa menghabiskan waktu bersama seluruh keluarga saya. Namun, natal kali ini ada yang kurang. Keluarga om saya tidak bisa merayakan natal bersama-sama karena tepat di malam natal mereka harus berangkat ke Yogyakarta. Uuuhh..I really miss my cousins, Chia & Dhika…

 

Yeah, begitulah perjalanan saya di tahun 2008, tahun di mana saya telah menginjak usia 20 tahun. Tahun di mana seharusnya saya sudah lebih dewasa. Mungkin dari kilas balik yang saya buat anda semua menangkap bahwa sebagian besar yang saya ceritakan adalah masalah kuliah. Yup, sejujurnya tahun ini saya memang sangat fokus dengan kuliah saya. Saya sedang mengejar IP setinggi-tingginya. Jujur, saya bukanlah orang yang pintar membagi waktu. Selama setahun ini saya meninggalkan kegiatan non-akademik saya demi kuliah.  Saya ikut unit Paduan suara di kampus saya dan selama setahun ini kehadiran saya pada waktu latihan mungkin bisa dihitung dengan jari. *Buat temen-temen PSM, sorry ya saya jarang dateng*

Mudah-mudahan tahun depan saya bisa menyeimbangkan kegiatan akademik dan non-akademik.

ps : postingan kali ini colourful sekali ya? yah, tak apalah..kan ini postingan terakhir di tahun 2008..^^