Alangkah Lucunya Negeri Ini

“Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu” -Yohanes 8:7

Saya mengutip ayat alkitab di atas, untuk menanggapi isu yang sedang hangat-hangatnya di Indonesia. Bahkan sepupu saya yang tinggal di Jerman saja bertanya, apa yang terjadi di tanah air? Ya, isu penistaan agama yang (katanya) dilakukan oleh Ahok. Kejadian Ahok “salah ngomong” itu rupanya berdampak luar biasa. Media sosial mendadak dipenuhi oleh para “ahli agama” dan “ahli tafsir kitab suci”. Dan puncaknya hari Jumat kemarin, terjadi demonstrasi/aksi damai besar-besaran di Jakarta. Namun, saya salut ternyata mereka benar-benar melakukan aksi dengan damai. Tidak ada rusuh, tidak ada anarkis. Salut! Hari itu saya tetap masuk ke kantor dan menjalankan aktivitas seperti biasa, tidak ada rasa takut sama sekali walau tetap waspada.

Dalam tulisan ini, saya tidak akan mengomentari orang-orang yang ikut serta dalam aksi damai hari Jumat kemarin. Saya lebih tertarik mengomentari orang-orang yang sharing berita provokatif di media sosial dan berkomentar pedas seolah-olah mereka paling tahu tentang isu yang sedang beredar saat ini. Mereka yang menganggap orang-orang yang berbeda keyakinan dengan mereka adalah kafir yang layak untuk diberantas. Mereka yang lupa bahwa hingga detik ini dasar negara Indonesia masih Pancasila. Ingat sila pertama, Ketuhanan yang Maha Esa. Tuhan itu satu, hanya saja cara menyembah-Nya bermacam-macam. Untuk itulah ada agama. Dan terlebih, negara ini mengakui 6 agama.

Saya selalu percaya bahwa semua agama itu baik pada dasarnya, yang tidak baik itu kadangkala adalah pengikut-pengikutnya yang selalu siap sedia “berperang” ketika agamanya (mereka anggap) direndahkan. Itu terjadi pada semua agama. Karena apabila tidak ada orang-orang fanatik di dalam suatu agama, agama tersebut pasti pelan-pelan akan mati. Coba lihat saja yang terjadi saat ini di Eropa sana.

Kembali lagi ke ayat Alkitab yang saya kutip di atas, apakah kalian sebegitu sucinya hingga berhak menghakimi kesalahan orang lain? Kalau iya, wah selamat, kalian sudah sama sucinya dengan Tuhan. Alangkah hebatnya kalian dan alangkah besarnya tanggung jawab yang kalian pikul ya.

Mungkin banyak di antara kalian yang menganggap saya pendukung Ahok. Iya, saya mendukung Ahok karena hasil kerja beliau selama menjadi gubernur Jakarta sudah nyata terlihat (terlepas dari karakteristik beliau, yang bagi sebagian orang terlihat ajaib) dan saya memiliki harapan besar beliau dapat bekerja lebih baik lagi untuk Jakarta. Saya mendukung beliau bukan karena beliau Kristen dan Cina. Apakah saya setuju dengan apa yang dikatakan beliau di Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu, yang pada akhirnya blunder sendiri bagi beliau? Saya, sama seperti kalian, tidak setuju. Komentar spontan saya ketika pertama kali menonton video tersebut adalah “ini orang ngapain sih iseng banget ngebahas kitab suci agama lain. kalau mau bahas, kitab suci sendiri aja lah”

Tapi..tapi..tapi kok sekarang jadi yang diserang Jokowi? Maka, benarlah bahwa aksi hari Jumat kemarin dan segala perdebatan setelahnya itu sepenuhnya bermuatan politis. Saya jadi gagal paham.

Seram sekali ya, membawa-bawa nama Tuhan untuk suatu hal yang berbau politis.

Akhir kata, bagi teman-teman yang memiliki pandangan berbeda dengan saya, silakan saja. Karena perbedaan itu indah, bukan? Tapi, ketika kalian sudah menyebarkan berita-berita yang provokatif dan mendiskreditkan pihak-pihak tertentu di media sosial, maaf sepertinya saya harus “membersihkan” kalian dari daftar teman saya di media sosial. Tidak ada tendensi apapun, saya hanya ingin menjaga supaya konten media sosial saya tetap dipenuhi oleh hal-hal yang positif dan menginspirasi. 🙂

Ingat, kita Indonesia, kita satu, apapun keyakinan kita!

ps: Judul tulisan ini diambil dari salah satu film Indonesia yang saya suka 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s