Definisi Bahagia

Berawal dari percakapan ini yang terjadi antara saya dengan guru piano saya 1 minggu yang lalu.

Guru piano : “Ella, kamu gak mau ngajar piano lagi? Kan lumayan dapat penghasilan tambahan”

Saya : “Hmmm…pengen sih kak. Tapi susah cari waktunya”

Guru piano : “Kan bisa pas weekend. Hari Sabtu atau Minggu”

Saya : “Hari Minggu saya nyanyi, Kak. Sabtu biasanya ketemu teman2 di luar teman kantor”

Guru piano : “Hidup kamu tuh kayanya bahagia banget ya, La”

Apakah saya sungguh bahagia? Jawabannya adalah iya. Saya tidak (belum) memiliki segala yang saya inginkan, tapi Tuhan sudah mencukupkan saya dengan rejeki yang DIA berikan melalui pekerjaan saya. Banyak orang yang menganggap pekerjaan dan bidang yang saya tekuni adalah lahan yang “kering”, tapi memang bukan kekayaan yang saya cari. Yang saya cari adalah rasa nyaman. Buat apa punya pekerjaan yang menghasilkan banyak uang tapi kitanya tertekan?

Saya bahagia karena walaupun teman saya tidak banyak, tapi mereka yang dekat dengan saya adalah teman-teman yang tulus. Yang mau meluangkan waktunya di tengah jadwal mereka yang padat untuk sekadar ngobrol dan berbagi update tentang kabar terbaru. Teman yang tidak sibuk dengan gadgetnya ketika bertemu dengan saya.

Saya bahagia karena saya punya keluarga yang sangat mendukung. Mereka adalah support system saya. Sejak lulus SMA, kedua orang tua saya sudah memberikan saya kebebasan penuh untuk menentukan masa depan saya. Namun, setiap akan membuat suatu keputusan besar, saya selalu minta persetujuan mereka. Dan sudah terbukti, doa restu mereka merupakan salah satu sumber kekuatan saya dalam menghadapi segala tantangan yang   Satu hal yang sangat saya syukuri adalah bapak, ibu, saya, dan kedua adik saya adalah satu tim yang kompak.

Saya bahagia karena Tuhan berikan saya talenta dalam bernyanyi dan bermusik, sehingga saya bisa menggunakannya untuk memuliakan-Nya. Hari Minggu, sebisa mungkin, tidak akan saya isi dengan hal-hal yang berhubungan dengan pekerjaan. Itu komitmen yang saya buat dengan diri saya sendiri setelah saya mempunyai pekerjaan tetap.

Saya bahagia karena saya masih diberikan kesempatan untuk bermimpi dan berusaha untuk mewujudkan mimpi-mimpi itu.

Jadi apa definisi bahagia menurut saya? Bahagia adalah ketika saya masih diberikan kesempatan untuk mensyukuri segala berkat Tuhan yang tidak henti-hentinya hadir dalam hidup saya.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s