Let’s Vote for The Better Indonesia

Pastinya semua orang tahu dong kalau tahun 2014 ini akan menjadi tahun yang bersejarah untuk bangsa Indonesia. Di tahun ini kita akan memiliki presiden yang baru. Beberapa bulan lagi akan ada Pesta Demokrasi. Eits..sejak kapan saya peduli dengan masalah seperti ini?

Saya memang sudah beberapa tahun ini kehilangan harapan dengan bangsa Indonesia. Menurut saya, siapapun pemimpinnya, kalau masyarakatnya tidak mau berubah ya gak akan ada gunanya. Tapi, sayang juga kalau saya tidak menggunakan hak pilih saya tahun ini. Kalau saya menjadi golput, saya harus rela dipimpin oleh siapapun untuk periode lima tahun ke depan dan saya tidak akan boleh protes.

Kriteria pemimpin seperti apa yang saya inginkan untuk Indonesia? Pemimpin yang dipercaya oleh rakyat dan tidak mengkhianati kepercayaan itu. Saya rasa itu yang penting, selain tentunya dia harus percaya diri, pintar, dan tegas. Presiden Indonesia harus percaya diri, terutama ketika berhadapan dengan perwakilan dari negara-negara asing. Dia harus bisa menumbuhkan respek dari negara lain terhadap bangsa kita. Jangan mau terus menerus dipandang sebelah mata. Negara kita sudah merdeka selama lebih dari 60 tahun. Banyak putra bangsa yang menimba ilmu di negara-negara asing, berhasil, dan mereka membawa nama Indonesia. Tidak ada alasan bangsa kita untuk tidak percaya diri, menurut saya.

Presiden Indonesia terpilih harus bisa mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi. Ini sederhana sebenarnya, mirip dengan apa yang diajarkan di mata pelajaran PPKn sewaktu kita sekolah dulu. Tapi, bertahun-tahun terakhir ini, permasalahan yang kerap kali disorot media adalah korupsi di jajaran pemerintahan. Ini adalah bukti dari pemimpin kita yang mengutamakan kepentingan pribadi di atas kepentingan bangsa.

Dan satu lagi, saya berharap supaya orang-orang yang duduk di kabinet pemerintahan nanti, adalah mereka yang memang memiliki kualifikasi secara profesional di bidang yang mereka pimpin. Jangan karena untuk memenuhi jatah partai tertentu, lantas seseorang yang tidak memiliki kualifikasi pun bisa masuk ke dalam kabinet.

Saya tidak akan menulis di sini, saya akan memberikan vote saya untuk siapa. Tapi, semoga siapapun presiden yang terpilih nanti, setidaknya memiliki kriteria-kriteria yang saya sebutkan di atas.

Dua puluh sampai tiga puluh tahun lagi, tentunya saya dan teman-teman pemuda yang lain masih akan hidup dan melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana jadinya negara ini. Harapan saya, pada saat itu negara kita sudah menjadi bangsa besar dan bersanding sejajar dengan negara-negara maju di dunia.

Iya, saya sempat kehilangan harapan dengan bangsa saya. Tapi rasanya jahat banget ya, saya lahir, tumbuh besar, dan menjalani pendidikan dasar saya di sini, terus tiba-tiba gak mau berharap lagi sama bangsa Indonesia. So, harapan itu akan selalu ada. Negara saya bisa berubah, kalau masyarakatnya mau berubah. Better late than never.

April tinggal 2 bulan lagi, lho. Jangan sampai golput ya! 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s