don’t disregard small things

Kali ini saya akan share pengalaman saya, yang agak tidak enak beberapa hari yang lalu. Akan tetapi, syukurlah semuanya bisa berakhir dengan baik.

Jadi ceritanya saya mau apply visa di kedutaan Jerman. Segala persyaratan untuk visa application sudah lengkap. Saya sudah disuruh membayar biaya aplikasi visa dan mereka juga sudah memberikan surat bukti pengambilan kepada saya. Terus, apa masalahnya? Mereka sebenarnya masih ragu untuk mengeluarkan visa saya karena passport saya (menurut mereka) bermasalah.

Sejak tahun 2011-2012, saya bermukim di Inggris. Sebagai warga Indonesia yang baik, saya melaporkan keberadaan diri saya di Kedutaan Besar Indonesia di London. Oleh karena itu, 2 halaman terakhir di passport saya di-cap oleh KBRI London lengkap dengan keterangan alamat tempat saya tinggal di Inggris. Ketika saya pulang, saya diberi surat keterangan bahwa saya akan kembali ke Indonesia, oleh KBRI. Namun, tidak diberikan keterangan apapun di passport saya. Saya tidak berpikir macam-macam saat itu. Ternyata hal sederhana ini membawa masalah buat saya di kemudian hari.

Masalah pertama timbul bulan Desember lalu. Kedutaan Prancis di Jakarta menolak mengeluarkan visa untuk saya. Pada saat itu, segala proses pengurusan visa saya serahkan ke travel agent, karena waktu yang sudah mepet. Saya hanya dapat informasi bahwa mereka tidak bisa mengeluarkan visa saya. Alasannya apa? Tidak jelas. Kemudian, saya coba apply visa dari Kedutaan Belanda di Jakarta. Berhasil. Problem passport sedikit terlupakan oleh saya saat itu.

Sampai ketika minggu lalu saya harus apply visa lagi. Cukup merepotkan bagi saya, sebenarnya. Sejak hari Jumat hingga Senin yang lalu saya bolak balik ke Kedutaan-Kantor Imigrasi Jakarta Selatan-Ditjen Imigrasi Jakarta (yang gak membantu menyelesaikan masalah). Awalnya masing-masing pihak ngotot dengan pendapatnya masing-masing, yang intinya mereka tidak bisa membuat passport saya jadi valid kembali.

Barulah kemudian saya ingat bahwa saya punya surat keterangan pindah dari KBRI London. Saya bawalah surat tersebut ke kantor imigrasi, dan akhirnya mereka bisa memberikan keterangan bahwa saya sudah tinggal di Indonesia kembali. Ya, birokrasi di negara ini memang segitu ribetnya.

Awalnya mereka menganggap bahwa saya belum resmi jadi penduduk Indonesia kembali. Mereka seolah mengabaikan segala bukti-bukti yang ada di passport saya, yang menyatakan bahwa UK resident permit saya sudah expired pada tanggal 26 Januari 2013.

Segalanya beres, berkat selembar surat yang saya MINTA SENDIRI dari KBRI London. Bayangkan, jika dulu sebelum pulang saya tidak meminta surat itu. Kalau saya apes, selamanya saya tidak bisa apply visa karena dianggapnya saya masih jadi warga UK. Aneh banget.

Jadi, buat teman-teman saya yang masih studi di UK, dan di passportnya ada cap lapor diri : sebelum meninggalkan UK, JANGAN LUPA minta surat pindah. Karena surat tersebut akan sangat berguna di kemudian hari. Well, unless you’re a very very lucky person.

8 comments

    1. yang penting, nanti pas udah selesai studi, dan mau balik ke Indonesia, minta surat atau apapun yang menyatakan bahwa lo udah gak tinggal di luar negeri lagi. biasanya sih orang-orang gak pernah bermasalah. tapi gw kemarin dipermasalahkan. jadi, just in case aja. jangan lupa minta surat dari KBRI.

      1. makasih. sukses buat lo ya. iya didoakan. semoga bisa bertemu nanti kita di benua sana. πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s