About Plagiarism

Beberapa minggu lalu, saya membaca satu postingan di blognya Mbak Enno. Saya tidak mengenalnya secara langsung, tapi sejak beberapa tahun yang lalu saya senang membaca blognya, walaupun hanya sebagai silent reader. Hehe. Rupanya konten blognya dikopi tanpa izin oleh seseorang, dan ketika si seseorang itu ditegur secara baik-baik, malah memberikan jawaban yang tidak mengenakkan. Sampai akhirnya, Mbak Enno mempublikasikan semua link media sosial dari si copycat tersebut. Menurut saya, itu adalah sebuah langkah yang sangat berani dari seorang blogger untuk memerangi plagiarism. Dan harus diikuti oleh blogger-blogger yang lain yang merasa dirugikan karena konten blognya dicontek.

Saya sendiri tidak tahu apakah ada oknum-oknum yang pernah mencontek isi blog saya, karena saya tidak pernah secara khusus menelusuri keberadaan postingan blog saya di dunia maya. *hmm..gak ngerti juga soalnya*

Saya akui, pada masa-masa awal blogging (sekitar pertengahan 2007), saya melakukan tindak plagiarism. Saya googling gambar-gambar untuk dipasang di beberapa postingan blog saya tanpa mencantumkan link sumbernya. Pada saat itu, saya masih belum mengerti etika per-blogging-an. Tapi, setelah itu sampai sekarang saya selalu mencantumkan link ketika saya meng-copy gambar atau tulisan orang lain ke dalam blog saya.

Saya berkecimpung di dalam dunia ilmu pengetahuan (science) di mana plagiarism dianggap sebagai suatu pelanggaran serius. Bahkan pernah ada 1 orang mahasiswa di kampus saya (tapi beda fakultas) yang gelar doktornya dibatalkan karena terkena kasus plagiarism. Ada sebuah pengalaman tak terlupakan yang berhubungan dengan masalah ini. Dulu, ketika masih tingkat 1 di ITB, saya & teman-teman diberi tugas oleh asisten praktikum untuk membuat resume dari suatu film yang sebelumnya kita tonton bersama. Pada hari H pengumpulan tugas, teman dekat saya belum mengerjakan. Saya merasa kasihan melihatnya ketakutan kalau-kalau dimarahi asisten. Pada saat itu, tanpa berpikir panjang, saya langsung mengizinkannya untuk mencontek tugas saya saja. Dalam pikiran saya, ah paling tugas itu hanya formalitas saja, tidak akan dibaca sama asisten. Eh ternyata beberapa jam setelah pengumpulan tugas, kami berdua dipanggil sama asisten. Saya masih ingat benar nama asisten tersebut. Singkat cerita, nilai saya dipotong 30 poin, sedangkan nilai teman saya 0. Bego banget lah saya waktu itu. Ketika mengerjakan skripsi, dosen pembimbing saya juga selalu mengingatkan tentang plagiarism ini. Jangan sampai kelewatan menulis sumber literatur. Begitu selalu pesan beliau.

Mengkopi karya orang lain, dengan alasan apapun itu adalah hal yang salah. Benar kata Mbak Enno di postingannya bahwa untuk membuat suatu artikel di blog, kadangkala si penulis harus berkontemplasi selama beberapa hari. Saya juga biasanya sudah memikirkan apa yang mau saya tulis di blog sejak beberapa hari.

Jadi, yuk buat para blogger yang lain mari kita tidak membudayakan mencontek isi blog orang lain tanpa izin. Gak usahlah buat postingan dengan kata-kata puitis kalau kata puitis itu kamu ambil dari blog orang. Lebih baik buat postingan di blog dengan kata-kata lugas yang sesuai dengan kepribadian kamu. Gak ada salahnya buat postingan galau, kalau itu memang sesuai dengan keadaan kamu dan yang terpenting setiap kata yang kamu tulis berasal dari pikiran kamu, bukan pikiran orang.

Saya suka ungkapan yang berbunyi seperti ini : don’t write to impress, but let’s write to express.

Maksudnya adalah tulisan yang kita hasilkan adalah ungkapan isi hati dan pikiran kita. Setelah tulisannya jadi, kita puas karena ekspresi kita sudah tersampaikan. Orang lain mau membaca atau tidak, itu perkara lain. Bagi saya, merupakan suatu hal yang sia-sia kalau postingan blog saya dibaca oleh beribu-ribu orang tapi ternyata apa yang saya tulis itu menjiplak tulisan orang.

Buat Mbak Enno (kalau tiba-tiba dia terdampar di blog saya ini), tetap sabar dan please jangan berhenti menulis ya. 🙂

2 comments

  1. hai ellaaaa aku terdampar! hahaha
    byk yg copas tulisanku, sampe org malaysiapun ikut nyolong! hiks…
    tp aku ga brenti nulis kok… thx ya udah sharing dan srg main ke blogku!

    😀

    1. wah..senangnyaaa blog saya dikunjungi sama mbak Enno. 😀 Waduh sampai ada org Malaysia segala yg copas? Haha..kurang pede mungkin mereka. Sip! Jgn berhenti nulis ya, mbak. Saya senang bgt baca tulisan di blog, apalagi kisah Abe yg dulu pernah Mbak tulis. Hehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s