Belajar Mensyukuri Hidup

Beberapa hari yang lalu, entah ada kekuatan dari mana, tiba-tiba saja saya tergerak untuk membaca sebuah buku yang sudah saya beli sekitar 3 tahun yang lalu, tapi sebelumnya hanya teronggok dengan manis di rak buku saya. Judul buku tersebut adalah Purpose Driven Life, atau dalam bahasa Indonesia artinya kira-kira adalah ‘Kehidupan yang Digerakkan oleh Tujuan’. Benar, ini adalah buku rohani. Garis besar dari buku ini adalah mengingatkan kita bahwa Tuhan menempatkan kita di dunia ini, bukan tanpa tujuan. Bahkan sebelum kita dilahirkan, Tuhan sudah mengatur jalan hidup kita. Nah, tadi pagi saya menemukan satu puisi menarik karangan Russel Kelfer (yang tentunya sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia) yang tertulis dalam buku ini. Saya mau share di blog ini. Semoga puisi ini bisa memberikan pencerahan bagi kita semua.

Anda adalah Anda karena suatu alasan

Anda adalah bagian dari suatu rencana yang kompleks

Anda adalah suatu rancangan unik yang berharga dan sempurna

Disebut lelaki atau perempuan khusus milik Tuhan

 

Anda bertampang seperti Anda karena suatu alasan

Tuhan kita tidak membuat kesalahan

Dia merajut Anda menjadi satu di dalam kandungan

Anda benar-benar apa yang ingin Dia ciptakan

 

Orang tua yang Anda miliki adalah orang tua yang Dia pilih

Dan tidak peduli bagaimana perasaan Anda

Mereka dirancang dengan pertimbangan rencana Tuhan

Dan mereka memikul meterai Tuhan

 

Tidak, trauma yang Anda hadapi tidaklah mudah

Dan Tuhan menangis karena trauma itu begitu menyakiti Anda

Tetapi itu diizinkan untuk membentuk hati Anda

Supaya Anda bertumbuh menjadi serupa dengan-Nya

 

Anda adalah Anda karena suatu alasan

Anda telah dibentuk dengan tongkat Tuhan

Anda adalah Anda, kekasih

Karena ada Tuhan

 

Kata-kata dalam puisi tersebut sedikit banyak “menyentil” diri saya. Kadang, saya masih suka mengeluhkan bahwa fisik saya di beberapa bagian tidak sempurna. Padahal di dunia ini juga tidak ada seorang pun yang sempurna. Di lain waktu, saya suka mengeluh tentang betapa banyaknya masalah yang saya hadapi. Well, hidup bukanlah HIDUP jika kita tidak memiliki masalah. Betul, gak?

Akhirnya, mengutip kata-kata di lagunya D’massiv :

Syukuri apa yang ada. Hidup adalah anugerah. Tuhan pasti ‘kan menunjukkan kebesaran dan kuasanya

*wah, jadi ketauan kalau saya suka D’massiv nih. Haha..gak kok. Cuma suka 1 lagunya yang itu saja. 🙂

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s