10 years from now


when you want something, all the universe conspires in helping you to achieve it 
-paulo coelho

10 is one of my favorite number because it’s the symbol of perfection. So, let’s talk about that number.

What can I predict about what will happen to me 10 years from now? Well, of course, I’ll have been 32 years old by that time. In my mind, when I reach 32 years old, I’ll have had a family with 1 kid and also I’ll have completed all  of the stages of my preferred education. Life must be perfect.

Now, I’m 22 year old. Still quite long time for me to reach the year 2020. There are lots of things that I required to do to realize my dreams and I hope everything will be running smoothly as I planned. I still need to complete my master and doctoral degree, being a scientist and lecturer in Europe, getting married with somebody who I haven’t known yet until now. Yeah, still long way to go.

Nobody can’t forbid us from dreaming. So, those are my dreams that little by little (thank God)  are ongoing to be realized.

image taken from : here

love them before it’s too late

Tadi pagi saya dengar berita dari suatu milis yang saya ikuti, bahwa bapak dari salah seorang teman saya meninggal. Umur beliau kurang lebih sama dengan bapak saya. Mendadak saya merenung, apakah saya siap jika sewaktu-waktu Tuhan memanggil Bapak saya, seperti yg terjadi pada teman saya itu? Hidup ini memang singkat dan kita tidak pernah tahu kapan waktu kita di dunia ini habis.

Saya bukanlah tipe orang yang sering mengumbar kata sayang kepada kedua orang tua saya. Saya tidak pernah mengucapkan secara langsung bahwa saya sayang mereka. Tapi, menurut saya itu tidak mengurangi rasa cinta saya kepada mereka. Saya menunjukkan rasa sayang saya dengan hal-hal yang lebih nyata. Saya berusaha untuk tidak pernah membantah perkataan mereka. Saya juga selalu menasihati mereka ketika mereka sudah mulai menjadi seseorang yg workaholic. Di keluarga saya, bukan hanya orang tua yg boleh menasihati anak, anakpun boleh.

Seperti beberapa waktu lalu, saya agak marah dengan bapak saya karena beliau memforsir tubuhnya untuk bekerja sepanjang malam dan hanya beristirahat selama 2 jam setiap harinya. Langsunglah saya cerewet menasihatinya. Kenapa? Karena saya sayang sama beliau dan saya gak mau beliau sakit gara-gara hal sepele. Begitu pula dengan ibu saya yang seringkali kelelahan karena begitu banyaknya pekerjaannya di kantor dan sekaligus harus menghandle pekerjaan rumah tangga karena pembantu-pembantu saya yang agak “gak beres”. Biasanya saya bilang ke beliau :”Ayo, ibu semangaaattt” dan beliau langsung tersenyum kembali 🙂

Dengan adik-adik saya juga. Meskipun mereka bandel, saya tetap sayang kok sama mereka dan saya tahu mereka juga sayang sama saya walaupun menunjukkannya dengan cara yang super eksplisit. Hehe..

Mereka, keluarga saya, adalah aset yang paling berharga. Mungkin teman-teman saya di luar sana bisa dengan pe-de nya bilang kalau mereka sudah mengenal saya luar dalam, tapi mereka sebenarnya salah. Keluarga saya lah yang paling mengenal saya dengan baik, bukan orang lain.

Dan saya senang bahwa saya masih bisa menyayangi mereka dengan cara saya sendiri selama mereka masih ada. Kalau saya, boleh request sama Tuhan, saya mohon supaya DIA selalu menjaga mereka dan jangan terlalu cepat memanggil mereka karena saya masih dan akan selalu  membutuhkan bimbingan mereka.

Readers, love your loved ones before they’re gone 🙂

hello november!

November! It’s already 4 months after my graduation and I still haven’t got any jobs. That’s not a big problem, though since I’m not seriously searching for a job. I just going from one jobfair to anothers, attending the entrance tests for some companies. That’s it, none of those accepted me. Maybe God thinks that it’s the best for me.

So, now I’m just setting my focus to realizing my dreams. Thank GOD, I’ve already received my iBT TOEFL score and it’s good enough although still a little below my expectation. I hope I can still be accepted in that university. I hope. If GOD has destined it, I’m sure that HE will give a way for me.

November won’t be extraordinary compared to the last months after my graduation, except that in this month I’ll participate in a scientific international conference held by my faculty. My other activity is taking an intensive French course. By the end of this month I will have  reached the 3rd level. Yeayy. However, still, my most important activity is preparing all of the requirements for applying my master scholarship, waiting for the TOEFL certificate to arrived, and doing a mental preparation for myself because start from September next year I’ll be living separately from my family.

Well hello, November! Be nice.. 🙂