jakarta-bandung-jakarta-bandung-jakarta

Bingung sama judul postingan kali ini? Yaaakk itulah aktivitas utama saya dalam seminggu ini. Bolak-balik Jakarta-Bandung untuk mengurus segala hal yang berkaitan dengan skripsi. Padahal bisa aja sih saya stay di Bandung sampai segala sesuatunya beres. Tapi, suasana Jakarta selalu membuat saya tergoda untuk balik. Jiwa saya memang Jakarta banget. Kelamaan di Bandung bikin saya gak betah. *minta dibacok sama anak Bandung*

Hari rabu yang lalu saya ke Bandung pulang pergi untuk menyerahkan draft skripsi hasil revisi ke dosen pembimbing berhubung beliau mau pergi keluar kota. Maklumlah dosen saya itu mobile sekali. Susah banget nemuinnya. Dan asal kalian tau aja, sehari sebelum deadline pengumpulan draft itu tiba-tiba USB saya error, semua folder yang ada di situ (termasuk folder skripsi) hilang tanpa jejak. Untungnya saya sudah mem-back up file bab 1 sampai bab 3 dan daftar pustaka. Tapi, bab 4, bab 5, dan lampiran raib. Tau kan bab 4 itu pembahasan?? Jadilah hari selasa kemarin itu saya mengetik ulang bab 4. Gila. Tapi, thanks God akhirnya selesai juga.

Nah, hari ini saya kembali menjalankan rutinitas jakarta-bandung pulang pergi. Kali ini untuk mengikuti pengarahan seminar dan sidang. Saya berangkat dari Jakarta dengan travel yang paling pagi, yaitu jam 5.15. Tanpa saya sangka , jam 6.45 saya sudah sampai Bandung. Padahal pengarahan baru dimulai jam 8.00. Jadilah saya celingak celinguk mendapati kampus yang masih sepi. So, akhirnya hari ini jadwal seminar dan sidang sudah diumumkan. Nasib saya selama 4 tahun kuliah di ITB akan ditentukan hanya dalam waktu kurang dari 2 jam saja pada pertengahan Juni nanti. Mohon doanya ya, teman-teman supaya seminar dan sidang saya lancar dan tidak perlu diulang. Semoga tanggal 17 Juli 2010 nanti saya bisa mengenakan toga di Sabuga dan dengan bangga menyandang gelar sebagai seorang sarjana sains. Doakan yaaa!! šŸ™‚

Baiklah, sepertinya rutinitas jakarta-bandung-jakarta ini masih akan terus berlangsung sampai bulan depan. Percuma juga saya bayar uang kosan, tapi kosannya gak pernah ditempatin.

6 comments

    1. jangan2 dulu penelitiannya di lab genetika juga ya?
      hehe..kalo gitu sama kita. šŸ™‚

      oiya salam kenal, kak apisindica!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s