Kaleidoskop 2008

Tahun 2008 sebentar lagi berakhir. Kita tinggal menunggu beberapa hari untuk tiba di tahun 2009. Tidak ada salahnya, kan kalau di postingan kali ini saya ingin mengingat-ingat kembali hal-hal yang telah terjadi pada saya di sepanjang tahun 2008 ini. Well, let’s start over…..

Januari

Saya sekeluarga melewati pergantian tahun dalam suasana hening di suatu tempat nun jauh di Garut sana. Tepat jam 00.00 kami sekeluarga berdoa bersama-sama. Malam tahun baru yang cukup berkesan bagi saya karena pada saat itu semua anggota keluarga besar dari pihak ibu saya berkumpul.

Pada bulan ini juga saya memperoleh suatu anugerah yang begitu indah. Sungguh, saya tidak menyangka kalau IP semester 3 saya naik dengan sangat signifikan. IP saya naik sebanyak 0.5 point. Semester 3 merupakan semester yang terberat bagi saya karena saya tidak mengikuti UTS untuk hampir semua mata kuliah semester itu sehingga otomatis nilai UTS saya 0. Yang menyebabkan semua hal itu adalah saya jatuh sakit pada sekitar pertengahan semester 3. Jadi, saya hanya berharap dari nilai UAS dan puji Tuhan banget saya bisa lulus.

Februari

Ulang tahun saya yang ke 20. Biasa-biasa saja, bahkan cenderung agak menyedihkan. Hahaha.. Tidak ada acara tiup lilin seperti tahun-tahun sebelumnya. Di usia 20 tahun ini saya berharap bisa menjadi seseorang yang lebih baik. Saya sudah sedikit merasakan perubahan dalam diri saya..sedikiiit.

Bulan Februari juga menandai dimulainya semester 4 yang penuh keringat dan air mata. Di semester ini saya baru merasakan capek dikejar-kejar deadline laporan dan jurnal. Saya merasakan bagaimana pusingnya karena tidak cukup istirahat, dan yang paling menjijikkan, saya pernah ke kampus tanpa mandi dulu karena mengerjakan laporan yang menumpuk itu. Bayangkan, dalam 1 malam harus menyelesaikan 3 laporan. Semester yang tak terlupakan, lah. Tapi, di semester 4 ini saya merasakan semakin kuatnya persaudaraan dengan teman-teman 1 angkatan di mikrobiologi.

Mei

Semester 4 akhirnya berakhir juga. Huffh..IP saya juga puji Tuhan cukup baik, walaupun belum mencapai target. Hanya naik 0.1 point.

Juni

Libur panjang. Saya berhasil merealisasikan impian saya selama bertahun-tahun. Yaaa..akhirnya saya bisa juga les bahasa Perancis. Saya mengambil kursus intensif selama 7 minggu di CCF. Capek juga ternyata karena lesnya setiap hari, dari senin sampai jumat jam 08.00 sampai jam 12.00. Senangnya..tapi sayangnya setelah lulus level 1, saya belum melanjutkan lagi sampai sekarang. Sedang mencari waktu yang tepat di sela-sela kuliah.

Juli

Liburan bersama keluarga ke Bali. Cuma sebentar. Cuma 3 hari. Yaah, lumayan buat refreshing. Tapi saya bolos les Perancis selama beberapa hari dan hasilnya saya jadi bulan-bulanan guru les saya. Diledekin dengan menggunakan bahasa Perancis, dan saya hanya bisa tersenyum tidak mengerti. Hahaha..

Agustus

Liburan telah berakhir. It means back to reality. Kuliah semester 5 telah dimulai. Semester yang pada awalnya nampak santai, sehingga saya memberanikan diri untuk mengambil SKS lebih. Ternyata oh ternyata di tengah-tengah semester saya mulai kelimpungan juga. Ujiannya banyak banget euy.

Oktober

Bulan yang agak mellow bagi saya. Gebetan saya diwisuda. Hahaha..sudah tidak ada lagi yang bisa dikecengin nih. Sebenarnya saya sudah ‘dekat’ sama dia sejak TPB tapi dianya agak aneh sih jadi endingnya ya seperti ini deh. Ya sudah lah, tidak ada yang perlu disesali dan tidak ada yang perlu disalahkan. Sejak bulan Oktober ini saya merasa sebagai jomblo yang seutuhnya nih. Gak ada gebetan dan sudah malas mencari gebetan juga. Hehe..

Oiya..akhir bulan oktober ini saya juga mulai pindah ngeblog di wordpress setelah selama 1 tahun ke belakang aktif menulis di blogspot. Alasannya? Hanya semata ingin belajar suatu hal yang baru.

Desember

Detik-detik menuju akhir semester 5. Apakah saya bisa mencapai target saya di semester ini?

Selain itu, saya juga merayakan natal di bulan Desember ini. Perayaan natal yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Tetap menyenangkan bisa menghabiskan waktu bersama seluruh keluarga saya. Namun, natal kali ini ada yang kurang. Keluarga om saya tidak bisa merayakan natal bersama-sama karena tepat di malam natal mereka harus berangkat ke Yogyakarta. Uuuhh..I really miss my cousins, Chia & Dhika…

 

Yeah, begitulah perjalanan saya di tahun 2008, tahun di mana saya telah menginjak usia 20 tahun. Tahun di mana seharusnya saya sudah lebih dewasa. Mungkin dari kilas balik yang saya buat anda semua menangkap bahwa sebagian besar yang saya ceritakan adalah masalah kuliah. Yup, sejujurnya tahun ini saya memang sangat fokus dengan kuliah saya. Saya sedang mengejar IP setinggi-tingginya. Jujur, saya bukanlah orang yang pintar membagi waktu. Selama setahun ini saya meninggalkan kegiatan non-akademik saya demi kuliah.  Saya ikut unit Paduan suara di kampus saya dan selama setahun ini kehadiran saya pada waktu latihan mungkin bisa dihitung dengan jari. *Buat temen-temen PSM, sorry ya saya jarang dateng*

Mudah-mudahan tahun depan saya bisa menyeimbangkan kegiatan akademik dan non-akademik.

ps : postingan kali ini colourful sekali ya? yah, tak apalah..kan ini postingan terakhir di tahun 2008..^^

Merry Christmas, everyone!

Tonight will be the christmas eve, the moment that I always have been waiting for every year. I think my christmas this year will just the same as last years. I’ll just go to church with all of my family members participating in the christmas eve mass. Then, on December 25th we’ll have a little christmas celebration in my grandma’s house, which is very near from my house.

Christmas was a very memorable moment when I was a kid. I got so many presents and when I was a kid back then, I really believe in the existence of Santa Claus. I’d just been realized that all of the Santa Claus  things was just fake when I was in junior high, I think.*hahaha* Santa Claus was just a legend.

The more mature I am, I realize that christmas isn’t just about celebrating the baby Jesus’ born, christmas isn’t just about presents. But, christmas is the best moment for me to look inside my deepest heart, asking to myself about what I’ve done to other people this year. Have I done something that made people happy? Or maybe I’ve done something bad to people around me. I hope after celebrating this year’s christmas I’ll be a far more better person.

So, I just wanna say ‘Merry Christmas’ to all of you. May the spirit of christmas always be with you. God bless you all. Jesus love you!!!

ps: actually I’m waitin for a christmas greeting from someone. is he going to give me a message tonight or tomorrow?? yeah, we’ll see!!!!

Liburan, banyak kerjaan, banyak acara

Yeey..libur natal akhirnya datang juga. Tapi, sepertinya nggak bisa bersantai-santai dulu nih. Hari pertama masuk kuliah di tahun 2009 nanti saya bakal disambut dengan UAS lagi. Waaww..

Inilah daftar kerjaan yang harus saya bereskan selama liburan ini :

  • Menyelesaikan portofolio untuk nilai UAS mata kuliah Asistensi Lab. Mikrobiologi
  • Mengedit laporan Proyek Genetika Molekuler Mikroba..*ayo teman-teman sekelompokku, pada cepet kompil data dong biar cepet beres laporannya!*
  • Belajar untuk UAS Bioinformatik (5 Januari), Biologi Sel Molekuler (7 Januari), Progenmol (8 Januari), dan Bioremediasi (9 Januari). Waduh, banyak banget ya…God, really need Your help!

Teruus, selama liburan ini juga sepertinya banyak acara nih..he3..yaah hitung-hitung buat sedikit refreshing, lah. Inilah acara-acaranya :

  • Jalan-jalan dan nonton bareng temen SMA saya, Kristal. Dia udah ngajakin jalan bareng dari 2 minggu lalu dan saya baru bisa merealisasikannya besok.
  • Selasa ada reuni anak-anak CCF. Hyaaa..pengen ikutan. Lumayan kangen juga sama temen-temen les Prancis saya itu.
  • Rabu ke gereja buat misa malam natal. Waaw..Christmas is coming!!
  • Sabtu katanya bakal ada reuni akbar Persink, tapi nggak tau jadi apa nggak. Masih nunggu dikabarin lagi. Tapi, untuk event ini sebenarnya saya agak males buat dateng nih kalau nggak ada temen. Hihihi..
  • Minggu ada natalan SMA 28. Dateng nggak ya? Kalau teman-teman seangkatan saya banyak yang datang, saya mungkin datang nih. Maklum, lah saya kan angkatan ‘tua’ (angkatan 2006 gitu,lho!!)hehe..
  • Tahun baru kayanya saya bakal pergi ke suatu tempat bareng keluarga besar. Ke mana? Ada deeehh..

Ya itulah daftar kegiatan saya selama liburan. Mudah-mudahan setelah liburan pikiran saya sudah fresh kembali dan siap menghadapi UAS minggu II. Just for your info, saya sudah berhasil menyelesaikan UAS minggu I. Virologi dan enzimologi sih mudah-mudahan bisa dapet bagus (Amin!). Tapi, biofisika, ampun deh susah banget. Bisa lulus aja udah bersyukuuuurr banget.

Badan Hukum Pendidikan

Hari ini saya menonton berita yang menyebutkan tentang terjadinya aksi demo mahasiswa di berbagai kota menentang disahkannya RUU BHP. Sebelumnya, jujur saja saya tidak terlalu ‘ngeh’ terhadap berita-berita yang bermunculan akhir-akhir ini terkait dengan BHP. Tadi siang, sembari makan, teman-teman saya membicarakan masalah itu. Saya pun ikut mendengarkan.

Sehubungan dengan beberapa informasi yang saya dapatkan mengenai berita tersebut, saya merasa tidak ikut menjadi pihak yang kontra dalam menyikapi kenyataan telah disahkannya RUU BHP tersebut. Sepertinya, dengan adanya RUU tersebut, malahan akan semakin terjamin terjadinya subsidi silang di dalam suatu institusi pendidikan. Rasanya, pendapat bahwa hanya orang kaya saja yang boleh memperoleh pendidikan itu tidak sepenuhnya benar.

Saya perhatikan beberapa mahasiswa yang melakukan demo itu justru merupakan mahasiswa yang berasal dari institusi-institusi pendidikan yang telah menerapkan jalur khusus dalam penerimaan mahasiswa barunya sejak beberapa tahun yang lalu. Jadi, mengapa baru sekarang mereka berdemo? Mengapa tidak dari dulu saja mereka berdemo kalau memang tidak setuju dengan kebijakan institusi pendidikannya untuk menerapkan jalur khusus dalam penerimaan mahasiswa baru?

Kampus saya, ITB, juga sudah menerapkan penerimaan mahasiswa baru dengan jalur khusus melalui USM selama beberapa tahun terakhir ini. Dan sepertinya sejauh ini tidak ada masalah. Mahasiswa juga fine-fine saja dengan kenyataan ini. Memang, mahasiswa yang masuk melalui jalur USM harus membayar dengan biaya yang lebih tinggi. Namun, biaya tersebut digunakan untuk mensubsidi mahasiswa-mahasiswa lain yang kurang mampu.

Mungkin saya akan berubah menjadi kontra terhadap disahkannya RUU BHP ini apabila di kemudian hari ternyata SPMB ditiadakan. Itu baru namanya ketidakadilan. Seseorang yang pintar pasti bisa memperoleh pendidikan yang layak walaupun keadaan ekonominya tidak memungkinkan. Kenyataan yang saya temui di kampus, banyak beasiswa yang bertebaran bagi mahasiswa-mahasiswa pintar dengan kemampuan ekonomi rendah.

Coba bayangkan apabila universitas tidak menarik bayaran dari mahasiswa dan hanya mengandalkan subsidi pemerintah. Berapa sih yang bisa diharapkan dari pemerintah? Pemerintah Indonesia, seperti yang telah kita ketahui, belum terlalu memperhatikan sektor pendidikan. Fasilitas kampus sudah pasti tidak akan memadai. Ujung-ujungnya mahasiswa juga yang dirugikan, bukan?

Uraian di atas hanya merupakan opini saya. Tidak ada maksud untuk menyalahkan aksi yang dibuat oleh rekan-rekan saya sesama mahasiswa. Mereka berhak untuk tidak setuju dengan segala kebijakan pemerintah. Perbedaan pendapat itu adalah suatu hal yang wajar. Saat ini kebetulan saya tidak sependapat dengan rekan-rekan mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi menentang disahkannya RUU BHP tersebut.

Di kampus saya isu ini tidak terlalu heboh. Jadi, saya sebenarnya nyantai-nyantai saja. Tidak ada demo-demo di kampus saya. Mungkin teman-teman saya lebih concern dengan UAS daripada mengurusi masalah-masalah seperti itu. Hmmm..

Little Women

 

Little Women Poster
Little Women Poster

Tanpa sengaja tadi sore sepulang dari kampus saya menyalakan televisi. Ternyata di HBO sedang diputar film berjudul ‘Little Women’. Wah, beruntung sekali saya. Sudah sangat lama saya ingin menonton film ini. Setahu saya film ini diproduksi pada tahun 1994, sudah lama sekali tentunya. Pada zamannya dulu, film ini katanya juga sangat fenomenal.

 

Film ini bercerita tentang kehidupan suatu keluarga yang terdiri dari seorang ibu dengan 4 orang anak perempuannya. Keempat perempuan tersebut antara lain adalah Meg, Jo, Beth, dan Amy March. Ayah mereka sedang berada di dalam medan perang. Setting film ini adalah pada abad pertengahan, tepatnya ketika masih terjadi perang di Amerika. Keempat anak perempuan tersebut beserta ibu mereka tentunya merupakan cerminan dari wanita tangguh. Pada masa itu kedudukan perempuan masih dianggap lebih rendah daripada laki-laki. Mereka tidak terima dengan perlakuan seperti itu. Bahkan, mereka amat sangat hati-hati terhadap laki-laki yang bermaksud mendekati mereka karena mereka tidak mau dipermainkan oleh para laki-laki itu.

 

Keempat bersaudara itu juga punya sifat yang berbeda-beda. Meg sebagai anak tertua amatlah keibuan. Jo adalah seorang anak yang temperamental dan kadang suka meledak-ledak. Beth amat sangat lembut dan fisiknya juga lemah. Di akhir cerita, dikisahkan Beth meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya. Si kecil Amy sangat pintar dan berpikiran dewasa, jauh melampaui usianya. Namun, di balik segala perbedaan tersebut, mereka semua saling mendukung satu sama lain.

 

Ada beberapa pelajaran yang dapat dipetik dari film ini. Pertama, seorang wanita harus tegar dan tangguh dalam menghadapi segala permasalahan, jangan  cengeng. Kedua, wanita dan pria itu semestinya memiliki kedudukan yang sama. Jangan pernah mau diremehkan oleh pria. Ketiga, antar anggota keluarga harus saling mendukung, bukannya saling menjatuhkan. Keluarga merupakan tempat di mana kita bisa menjadi diri kita sendiri dan keluarga pula yang merupakan asal muasal kita yang seperti sekarang ini.

 

Menurut saya film ini sangat bagus. Film yang cocok ditonton bersama-sama dengan keluarga di malam natal. Setting film ini adalah Natal, saat musim dingin. Wah, keren banget deh. Sejujurnya, saya mendambakan merayakan natal dalam suasana musim dingin, pekarangan rumah dikelilingi salju. Seperti di film ini. Hahaha..gak mungkin banget ya? Mudah-mudahan suatu saat nanti saya akan merasakan suasana natal seperti impian saya itu. Film ini juga bisa dikatakan sebagai film yang ‘cewek banget’. Oiya, wardrobe dalam film ini bagus sekali. Baju-baju yang dikenakan oleh the March sisters itu keren, khas baju abad pertengahan.

 

Saya sangat menyukai akting Kirsten Dunst sebagai little Amy. She’s so adorable!

Coincidence

Kemarin saya ketemu temen lama di acara kampus. Bener-bener gak nyangka. Udah lama banget soalnya kita gak ketemu. Udah sekitar 4 taunan kayanya.  Saya juga sebenarnya udah lupa sama wajah dia. Malah dia duluan yang mengenali saya. Hahaha..maaf ya kak! Mungkin wajah saya dari dulu gak berubah kali ya?

Wajah dia banyak mengalami perubahan. Badannya juga, kurusan. Dulu tuh dia gendut banget. Tinggi besar gitu, menakutkan. Hahaha..*piss, kak!*Seneng, lah akhirnya bisa ketemu lagi sama dia. Awalnya saya mengira dia adalah salah satu mahasiswa di fakultas saya tapi angkatan atas gitu. Ternyata dia bukan anak ITB dan kebetulan memang lagi ada keperluan di Bandung.

Ternyata udah banyak perubahan pada diri dia. Bulan Februari taun depan dia katanya udah bakalan diwisuda. Wah, hebat! Padahal dia angkatan 2005 lho. Dulu saya kenal dia di suatu organisasi yang saya ikuti waktu saya SMA. Jadi, saya sama dia sebenarnya gak berasal dari  SMA yang sama. Saya jadi gak enak karena saya sudah agak-agak lupa dulu kita bisa kenalnya gimana. Dia malah masih ingat. Ya, jadinya kemarin saya malah ngobrol-ngobrol sama dia tentang masa-masa dulu pas kita sama-sama bergabung di organisasi itu. Saya mah banyakan cengar-cengirnya doang. Udah agak lupa, soalnya. Dia yang banyak cerita. Huaaa..senangnya. Beneran deh gak nyangka bisa ketemu sama kakak. Sukses terus ya, kak buat segalanya. Semoga sidang skripsinya lancar. Saya bantu dengan doa. God Bless U!

ps : UAS minggu I pertama akan dimulai besok hari Senin. Doakan saya ya supaya semuanya lancar. Jadwal minggu ini adalah virologi, enzimologi, dan biofisika.

Twilight

Akhirnya kemarin hari Minggu saya nonton film ini juga. Film yang, katanya, paling ditunggu-tunggu di seluruh dunia. Film yang, katanya, fenomenal. Dari beberapa review yang saya baca, sebagian menyebutkan bahwa film ini tidak terlalu bagus. Nyatanya, saya nonton juga. Menurut saya film ini biasa saja. Sepertinya gelar film box-office yang diberikan bagi film ini terlalu berlebihan. Memang sih, special effect-nya bagus. Akan tetapi, menurut saya agak tidak masuk akal.

Walaupun begitu, saya tidak merasa kecewa terhadap film ini. Banyak orang yang berkata bahwa film ini tidak sebaik novelnya. Ya, memang seperti itulah adanya. Tapi..novelnya juga tidak terlalu istimewa kok menurut saya. Jadi, ya saya menonton film Twilight ini hanya untuk mencari hiburan semata. Mau tau sinopsisnya seperti apa? Di bawah ini adalah review yang dibuat oleh imdb.com

Bella Swan (Kristen Stewart) has always been a bit different, never caring about or fitting in with the trendy girls at her Phoenix, Arizona high school. When her mother Renee (Sarah Clarke) remarries and decides to move with her new husband to Florida, and Bella decides to go live with her father, Charlie (Billy Burke), in the rainy little town of Forks, Washington, she doesn’t expect anything to change. Then she meets the mysterious and dazzlingly beautiful Edward Cullen (Robert Pattinson), a boy unlike any she’s ever met. Intelligent and witty, his piercing eyes see straight into her soul. Soon, Bella and Edward are swept up in a passionate and decidedly unorthodox romance. Edward can run faster than any cheetah, he can stop a moving car with his bare hands, and he hasn’t aged since 1918. Most importantly, he’s a vampire. Like all vampires, he’s immortal. He doesn’t drink human blood (they’re vampire “vegetarians”), which is rare among the vampire population. Instead, they go on regular “hiking” trips, where they feed on prey such as grizzly bears and mountain lions. For Edward, Bella is the thing he has waited ninety years for – a soul mate. But the closer they get, the more Edward must struggle to resist the primal pull of her scent, which could send him into an uncontrollable frenzy. And what will they do when James (Cam Gigandet), Laurent (Edi Gathegi), and Victoria (Rachel Lefevre) come into town and James sets his sights on Bella? Will true love prevail when Edward is forced to save her life and conquer his thirst? The true question is, When you can live forever, what do you live for?
Kata orang-orang, pemeran Edward Cullen cakep banget. Menurut saya biasa saja, ah. Hahaha..yaah selera masing-masing orang berbeda.

Mereka Mampu Menyembuhkan Saya

Seperti yang saya ceritakan kemarin di postingan sebelumnya, selama beberapa hari ke belakang saya sakit hingga membuat tubuh saya lemas dan hampir ambruk. Tadi malam akhirnya saya pulang ke Jakarta dalam keadaan setengah teler.

Ternyata hari ini kondisi saya berangsur-angsur mulai membaik. Bertemu dengan seluruh anggota keluarga membuat saya gembira dan ceria. Keceriaan di wajah adik-adik saya membuat saya juga ikut bahagia. Perasaan yang selama beberapa minggu ini selalu saja luput saya alami akibat kesibukan kuliah yang agak menggila. Senda gurau khas keluarga saya itulah yang saya rindukan.

Merekalah para penyembuh saya. Tanpa perlu minum obat saya sudah bisa segar bugar kembali. Mereka adalah antibiotik paling hebat bagi saya. Senyum tulus mereka membuat beban yang saya tanggung akibat tugas-tugas kuliah yang lumayan berat ini sedikit berkurang. Saya merasa sangaaat senang. Bahkan tadi ibu saya berkata begini, “Lah..ella kok sekarang udah ketawa-ketawa lagi? Kayanya kemarin malam pas pulang dari Bandung lemes banget kamu.” Ya, benar sekali saya bisa sembuh karena ada mereka. Keluarga saya adalah sekumpulan orang-orang hebat yang mampu membuat saya menjadi seperti sekarang ini. Tanpa mereka, saya bukanlah apa-apa.

Thanks GOD, You’ve given me the best thing in the world, which is my family. Mereka adalah supporter paling hebat dalam hidup saya. Walaupun kadang sering timbul masalah kecil di antara saya dan adik-adik saya, mereka selalu mengharapkan yang terbaik untuk saya dan saya pun juga begitu.

gambar diambil dari http://or.ucr.edu/images/pictures/centers/FamilyStudies.jpg

Sakit Mengacaukan Segalanya

Rencananya minggu ini saya tidak pulang ke Jakarta, tapi orang tua saya yang menengok saya ke Bandung. Nyatanya, sejak hari Selasa saya ambruk. Bahkan untuk pulang dari kampus ke kosan berjalan kaki saja, lemas sekali. Alhasil, jarak kampus-kosan yang dekat itu harus saya tempuh dengan naik angkot.

Kronologis kejadiannya adalah sebagai berikut :

Selasa, pagi-pagi masih biasa saja. Sekitar siang setelah kuliah bioinfo, badan saya mulai terasa ‘anget’. Teman saya yang memegang leher saya berujar, “Ih, ella kok anget badannya?” Sudah mulai terasa pusing. Setelah itu, saya dan teman-teman memutuskan untuk makan siang di KBL. Saat itu selera makan saya sudah hilang sama sekali. Kepala terasa pusing. Tapi, dasar saya bandel banget. Sorenya sekitar jam 3, teman saya mengajak makan lagi di BIP. Jadilah kita bertiga makan Pizza Hut di BIP. Pulang dari BIP hujan deras. Saya sudah mengenakan jahimp tapi tetap saja udara terasa sangat dingin. Emang ya saya bandel banget. Sudah tau hujan deras bukannya istirahat di kosan. Sore sekitar jam 5.30, saya ke kampus lagi hujan-hujanan buat latihan PSM sampai jam 6.30 dan disambut oleh hujan yang lebih deras lagi. Hmmm..begitulah awalnya.

Rabu, pagi biasa saja. Setelah kuliah enzimo makan di kantin bengkok, tapi perut sudah mulai agak mual. Setelah itu, sambil menunggu dimulainya kuliah viro jam 10, saya dan teman-teman duduk-duduk di tangga sembari ‘cari angin’. Enak banget lah merasakan angin sepoi-sepoi di pagi hari di selasar farmasi-elektro. Nah, setelah kelas viro baru kerasa badan saya panas dingin. Sebenarnya siang itu saya diajak nonton sama temen saya. Tapi, ternyata badan saya sudah mulai tumbang. Jam 2 siang saya balik ke kosan dan merasa sangat kedinginan. Pada saat itu saya pegang tubuh saya..terasa panas. Malamnya saya sudah gak kuat lagi. Saya sms bapak saya, isinya, ‘Pak, kayanya aku sakit deh.’ Sms singkat itu langsung membuat beliau heboh *as usual* Malam itu saya minum obat dan tidur selama 10 jam. *dasar kebo*

Kamis, pagi-pagi begitu bangun tidur ada missed call dari ibu saya. Padahal beliau sedang tidak berada di Jakarta. Yap..beliau sedang dinas kantor ke Padang dan baru pulang hari Jumat ini. Saya telepon balik akhirnya. Beliau bilang begini, “Nanti ibu hari sabtu ke Bandung deh. Ntar ibu temenin kamu ke dokter.” Begitulah. Kebetulan hari Kamis itu saya baru ada kuliah jam 11 siang. Jadi pagi-pagi masih bisa istirahat di kosan. Sampai di kampus saya sudah mulai teler dan kedinginan. Padahal cuaca saat itu lumayan panas, tapi saya tidak bisa lepas dari ‘jumper‘ saya. Teman-teman saya malah berkata begini, “Ella sakit? Kok gak keliatan sih?” *siaall* Ternyata hari Kamis itu baru selesai praktikum jam 5.30 sore dan cuaca sedang hujan deras. Kehujanan lagi, lah. Keadaan saya semakin parah. Perut sudah mulai amat sangat mual.

Jumat, pagi hari ini malah saya mengalami diare. Aduuh..bukannya sembuh malah nambah penyakit lagi. Saya sms Bapak saya lagi begini, “Pak, ke Bandungnya kpan? Aku diare, lagi.” Jawaban bapak saya begitu singkat dan padat. “Kamu pulang aja deh hari ini. Coba pesen travel masih ada gak.” Awalnya saya menolak untuk pulang karena minggu depan sudah mulai UAS. Weekend ini sebenarnya saya ingin belajar. Lagipula travel pasti sudah penuh mengingat adanya long weekend besok. Akhirnya, Bapak memutuskan untuk menjemput saya di Bandung malam ini juga. Aaahh..Bapak..so sweet..baik banget. Hari ini juga mulai keluar keringat dingin dari tubuh saya. Aduh..sebenarnya ada apa ya dengan tubuh saya?? Tadi ketika kuliah agama, kelompok saya mendapat giliran presentasi. Kaki saya terasa sangat lemas seakan tak mampu berpijak. Puji Tuhan saya mampu menyelesaikan presentasi walaupun menurut saya presentasi kami tidak terlalu baik.

Yaah..begitulah kronologisnya. Saya gak mau kena penyakit yang aneh-aneh. Sebentar lagi udah mau UAS. Fatal akibatnya kalau saya sampai sakit. Doakan ya, teman biar ini cuma masuk angin aja dan dalam beberapa hari ini akan sembuh. Please..butuh doanya banget. Huhuhu..

Desember..Natal! UAS?

Rasanya tahun 2008 ini berjalan begitu cepat ya? Tanpa terasa hari ini kita sudah sampai di hari ketiga bulan Desember. Bagi saya, tahun 2008 ini begitu penuh warna, penuh keceriaan. Di tahun ini saya memperoleh beberapa teman baru yang sekarang sudah saya anggap sebagai sahabat-sahabat saya. Di tahun ini juga saya sempat mengalami pergumulan kecil dalam diri saya tentang jurusan kuliah yang saya ambil. Tapi, pada akhirnya saya berpikir bahwa saya harus bertanggung jawab terhadap pilihan yang telah saya ambil. Saya berkeyakinan bahwa Tuhan telah menempatkan saya di ITB dan pasti Dia sudah memiliki suatu rencana yang indah bagi saya. Saya yakin itu.

Kira-kira apa lagi ya yang berhubungan dengan bulan Desember? Tentunya..Natal! Di dalam keluarga saya, perayaan Natal tidak identik dengan bertukar kado atau pesta-pesta lainnya. Kami biasanya hanya mengikuti misa malam natal bersama seluruh keluarga besar ibu saya di gereja. Memang terlihat sangat biasa dibanding orang-orang lain yang merayakan natal dengan meriah. Namun, kami percaya bahwa yang penting dari perayaan natal itu bukanlah pestanya, melainkan kesadaran iman kita akan kelahiran Yesus yang tak berdosa. Dengan begitu, kita menyadari bahwa dosa kita telah diampuni dan diharapkan pada hari-hari setelah perayaan Natal kita bisa hidup menjadi manusia yang baru serta kalau bisa tidak mengulang kesalahan-kesalahan yang pernah kita perbuat. Begitulah makna natal yang ditanamkan oleh orang tua saya sejak saya masih kecil.

Natal juga biasanya identik dengan libur. Akan tetapi, sepertinya tahun ini liburan natal saya agak terganggu karena awal bulan Januari merupakan hari-hari UAS minggu ke-2. Weleh..weleh..Sejak SMA saya sudah sering mengalami masa-masa seperti itu. Jadwal ujian tidak sinkron dengan jadwal liburan. *hahaha*. Tapi, giliran lebaran..liburnya lama banget. Yaah..hanya satu kata kunci yang harus ditanamkan di hati. ‘TOLERANSI’

Oiya, di tahun-tahun yang lalu saya begitu bersemangat menyambut bulan Desember karena ada seseorang yang berulang tahun. Tahun ini semangat saya muncul murni untuk menyambut Natal..dan UAS? *teteup*

Sebenarnya masih banyak yang ingin saya ceritakan. Pengalaman seru saya selama beberapa hari ini. Tentang obsesi terhadap seseorang yang tiba-tiba muncul dalam hidup saya, padahal saya tidak mengenal dia secara personal. Tapi, apa daya..tubuh saya lemas sekali hari ini. Udara di Bandung sedang tidak bersahabat.

Akhirnya, saya mengucapkan selamat menyambut bulan Desember, teman-teman!